Tahukah Anda bahwa agen asuransi adalah salah satu profesi yang memiliki prospek menjanjikan? Profesi ini memang tidak banyak dibicarakan, namun memiliki berbagai keuntungan yang dapat menunjang kehidupan profesional Anda seperti fleksibilitas, bonus, serta jenjang karir.
Agen asuransi memiliki fleksibilitas waktu bekerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan pekerja kantoran pada umumnya. Agen asuransi dapat menyesuaikan jadwal kerja mereka tergantung kebutuhan nasabah dan calon nasabah. Dari segi income, pekerjaan ini juga memberikan banyak manfaat melalui penghasilan yang kompetitif dan komisi yang diperoleh berdasarkan berapa polis yang dapat dijual setiap tahunnya.
Bekerja di sektor asuransi juga memiliki potensi berkembang di masa depan karena tingginya pertumbuhan industri asuransi dalam negeri. Menurut data yang dihimpun Mordor Intelligence, tingkat pertumbuhan rata-rata per tahun waktu tertentu (CAGR) industri asuransi di Indonesia mencapai 7.7%. Hal ini karena semakin banyaknya jumlah penduduk kelas menengah yang menyadari pentingnya asuransi untuk proteksi kehidupan. Jika Anda tertarik memahami lebih jauh tentang profesi agen asuransi, simak selengkapnya di artikel berikut ini.
Tips Menjadi Agen Asuransi yang Sukses
Dikutip dari situs Indeed, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menyukseskan karir Anda sebagai agen asuransi, yaitu:
Networking
Bisnis asuransi adalah tentang kepercayaan. Jika Anda ingin menjadi agen asuransi profesional, skill networking merupakan kunci sukses Anda dalam mendapatkan nasabah dan juga merekrut agen lain di bawah tim Anda. Melalui jejaring yang baik, Anda bisa berpotensi mendapatkan rekomendasi, serta meningkatkan produktivitas Anda dalam menjual produk. Networking juga penting untuk memperluas jaringan sehingga Anda memiliki jangkauan lebih luas untuk mendapatkan calon nasabah baru melalui kenalan atau circle yang sudah ada.
Tingkatkan Skill Customer Service
Customer service atau layanan konsumen adalah skill yang wajib dimiliki setiap agen asuransi. Customer service skill terdiri dari kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi yang baik dengan calon nasabah atau pun existing customer. Layanan konsumen yang baik akan membuat target audiens Anda merasa nyaman dan percaya dengan produk asuransi yang Anda tawarkan.
Menjaga Sikap Profesionalisme
Walaupun agen asuransi tidak dituntut untuk bekerja dari kantor setiap hari, Anda tetap harus memperhatikan sikap dan perilaku Anda di depan nasabah sebagai seorang profesional. Hal ini termasuk juga dalam penampilan dan sikap yang senantiasa bisa dipercaya, tepat waktu, tidak berbicara kurang sopan, dan sebagainya.
Product Knowledge
Sebagai agen asuransi, penting juga untuk memahami produk yang Anda tawarkan kepada calon nasabah. Dengan menguasai apa yang Anda tawarkan, Anda dapat memberikan opsi yang variatif dan rekomendasi sesuai kebutuhan calon nasabah. Dengan product knowledge yang baik, Anda juga bisa membangun kepercayaan dan image yang positif di mata calon nasabah atau pun existing customer.
Hal yang Harus Dihindari
Selain tips tadi, Anda juga perlu memahami apa saja yang harus dihindari untuk menyukseskan karir Anda sebagai agen asuransi. Di peraturan yang sama, OJK juga menyebutkan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh seorang agen asuransi, di antaranya:
- Tidak menyampaikan informasi produk asuransi secara transparan
- Tidak menerima permintaan penghentian atau penebusan polis di tahun pertama peserta
Tidak mengedukasi konsumen - Tidak menggunakan data yang valid untuk menyampaikan ilustrasi pada produk yang bersifat Unit Link atau yang mengandung unsur investasi.
- Tidak memberikan informasi yang lengkap pada laporan perkembangan dana


